RSUD KALABAHI AKAN MILIKI GEDUNG BARU

gedung baru RSUD

RSUD KALABAHI AKAN MILIKI GEDUNG BARU

Pemerintah Kabupaten Alor tahun ini akan membangun dua gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi. Gedung baru yang didanai oleh Pemerintah Pusat senilai lebih dari Rp 35 Miliar ini nantinya akan memiliki tiga lantai dan basement.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Dr. Ketut Inderajaya Prasetya, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa dua gedung yang akan dibangun tersebut terdiri dari gedung rawat inap dan gedung IGD khusus Covid dan penyakit inveksi lainnya.

“Satu pembangunan gedung rawat inap terpadu, lokasinya di IGD yang lama sekarang ini. Dia terdiri dari beberapa lantai. Ada basementnya, lantai 1, lantai 2 itu rawat inap, lantai 3 itu untuk Kantor, fasilitas penunjang, dan Aula. Lalu yang lagi satu itu IGD Covid dan penyakit inveksi. Disitu fasilitas terpadu untuk penanganan Covid dan inveksi, disertai juga fasilitas lainnya, radiology, cuci darah, dan transfusi darah, disamping penunjang – penunjang lainnya, gudang farmasi, medical record” demikian ungkap Prasetya.

Terkait kapasitas tempat tidur, dirinya juga menambahkan bahwa nantinya gedung baru ini akan memiliki kapasitas hingga 200 tempat tidur.

“Kita ini kan kelas C, kelas C itu standard itu tempat tidurnya kurang lebih 130, nah kita membangun ini persiapan untuk sekarang ini dan jangka panjang. Suatu saat nanti dia akan naik tipe menjadi kelas B sehingga kita tidak perlu lagi membangun fisik, sehingga ruangan-ruangan yang ada itu bisa difungsikan sampai sekitar 200 tempat tidur. Makanya itu kenapa kita membangun agak luas” pukasnya.

Prasetya pada kesempatan tersebut juga meminta maaf kepada masyarakat jika dalam masa pembangunan akan menimbulkan ketidaknyamanan. Dirinya berharap agar Desember ini pelayanan kesehatan bagi masyarakat Alor semakin baik seiiring dibangunnya gedung megah ini.

“Dalam kesempatan ini juga saya mohon maaf kepada semua pengguna rumah sakit, pasti ada ketidaknyamanan untuk menuju nyaman. Ya mudah – mudahan itu hanya sampai di bulan Desember saja. Nanti kalau setelah itu tentu sudah jauh lebih baik dari yang sekarang, karena keadaan lahan kita seperti ini ya maklum saja” ujarnya.

Di tempat berbeda, Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, dalam jumpa persnya bersama wartawan mengatakan bahwa selain RSUD Alor, tahun ini beberapa Pustu juga akan ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas, bahkan ada dua Puskesmas yang tahun ini mendapat anggaran belasan miliar rupiah untuk membangun gedung baru.

“Tahun ini Rp 35 Miliar kita dapat. Luar biasa, termasuk dengan dua Puskesmas. Puskesmas Alor Kecil Rp 11 Miliar, Rumah Sakit Mebung Rp 14 Miliar. Tahun depan ini kita sudah usul untuk 5 Pustu yang akan kita naik status menjadi Puskesmas, itu yang nanti akan kita bangun maka selesai Alor, untuk seluruhnya dua lantai keseluruhan” kata Bupati Djobo. (Seka).

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.