ASDP KALABAHI AKAN MENGOPERASIKAN GENOSE

asdp

ASDP KALABAHI AKAN MENGOPERASIKAN GENOSE

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kalabahi dalam waktu dekat akan mengoperasikan alat pendeteksi Covid19 yang diciptakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Genose. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Satpel Penyeberangan Kalabahi, Thobias Ena Mau, saat ditemui di Kantor ASDP Kalabahi.

Menurutnya Genose sudah berada di Kalabahi sejak tanggal 21 April 2021 dan sudah masuk ke tahap uji coba.

“Alat genose ini sudah berada di Satpel penyeberangan Kalabahi itu sejak tanggal 21 April 2021 itu kita sudah mulai uji coba”.

Terkait harga, Enamau menyampaikan bahwa hingga saat ini belum mendapat arahan khusus. Disampaikan olehnya juga bahwa selama masa uji coba ini, pelayanan Genose dilakukan secara gratis.

“Kalau untuk biaya sekali Genose kita sampai saat ini belum dapat arahan terkait dengan biaya. Kita masih memberikan pemeriksaan Genose ini secara gratis selama uji coba” ujarnya.

Disampaikan juga oleh Enamau bahwa untuk memecahkan antrian saat melakukan pelayanan kepada masyarakat, maka masyarakatkan dihimbau untuk melakukan tes Genose satu hari sebelum keberangkatan. Sementara untuk masa berlaku Genose, menurutnya akan berlaku 1 X 24 jam.

“Untuk mengatur strategi biar terhindar dari antrian panjang, kita mengantisipasi dengan pemeriksaannya satu hari sebelum jadwal keberangkatan kapal. Masa berlaku, satu kali 24 jam sesuai dengan surat edaran gugus tugas Covid nomor 12 tahun 2021”.

Enamau melanjutkan bahwa saat ini ASDP Kalabahi akan menyiapkan tiga staf yang sudah dilatih khusus sebagai operator Genose.

“Untuk operator memang ada tiga orang dari Satpel penyeberangan Kalabahi untuk melakukan pemeriksaan alat Genose” kata Enamau.

Sementara itu berkaitan dengan tahapan, menurutnya nantinya calon penumpang akan masuk ke ruang pemeriksaan, lalu mengisi formulir, selanjutnya mengambil nafas dan diperiksa oleh alat pendeteksi. Untuk semua tahapan ini menurut Enamau akan berlangsung selama delapan hingga sepuluh menit.

“Untuk tahapan pemeriksaan, calon penumpang akan masuk ke ruang pemeriksaan, akan mengambil pengambilan data, isi formulir, selanjutnya pengambilan nafas, dan melakukan pemeriksaan. Untuk total pemeriksaan satu calon penumpang itu bisa membutuhkan 8 sampai 10 menit” ujarnya.

Apabila selama proses pemeriksaan ada calon penumpang yang ditemukan reaktif covid 19, menurut Enamau, yang bersangkutan akan langsung dijemput oleh tim Satgas Covid Kabupaten untuk selanjutnya dilakukan perawatan lebih lanjut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan juga Satgas Covid Kabupaten Alor apabila ada calon penumpang yang diprediksi reaktif itu kita sudah berkoordinasi, selanjutnya akan kita hubungi petugas gugus covid Kabupaten Alor untuk menindaklanjutinya. Nanti calon penumpang ini akan dibawa oleh dari pihak Rimah Sakit atau Satgas Covid”

Sementara itu saat melakukan uji coba Genose, Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dinyatakan negative covid 19. Berdasarkan hasil pantauan tim redaksi, waktu pelayanan yang dibutuhkan untuk memeriksa Bupati Alor tidak sampai 10 menit. (Seka)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.