Print this page

UNTRIB AKAN BUKA BEBERAPA PRODI BARU

untrib

UNTRIB AKAN BUKA BEBERAPA PRODI BARU

Kampus kebanggaan masyarakat Alor, Universitas Tribuana (UNTRIB) Kalabahi dalam waktu dekat berencana untuk menambah beberapa Program Studi (Prodi) baru.

Hal ini disampaikan oleh Rektor UNTRIB Kalabahi, Alvons F. Gorang, S.Sos.,MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/3/2021).

Menurut Gorang, Prodi unggulan yang saat ini direncanakan untuk dibuka adalah Prodi Manajemen Bisnis Pariwisata.

“Khusus untuk Prodi yang berhubungan dengan kemaritiman yang kita rencanakan adalah program studi Manajemen Bisnis Pariwisata. Mengapa yang tadi karena tentu perlu untuk kita siapkan Prodi yang memang sesuai dengan visi dan misi kita atau yang berhubungan dengan karakteristik wilayah kemaritiman yang ada di sekitar kita, dan karena itu dalam dalam perhitungan kami program studi Manajemen Bisnis Pariwisata wisata menjadi prodi yang harus segera kami buka” ujar Gorang.

Terkait persiapan untuk membuka Prodi baru ini, menurut Gorang, saat ini UNTRIB sedang mengutus dua orang tenaga dosen untuk studi lanjut S2 di Amerika khusus mengambil konsentrasi Pariwisata.

“Untuk persiapan mengarah ke situ maka hari ini sudah ada dua teman yang sementara, yang satunya sudah berangkat, satunya masih dalam proses untuk mencari kampus untuk studi lanjut S2 untuk bidang pariwisata, kebetulan ambilnya juga di luar negeri, Ibu Astina Kabby terkait juga dengan pariwisata dan studinya di Amerika, lalu ada yang lain, Nona Penton, lulus juga di Amerika yang bidang pariwisata”.

Selain Manajemen Bisnis Pariwisata, menurut Rektor UNTRIB, ada dua Prodi lain yang memang sedang dalam wacana untuk dibuka, yakni Prodi Pendidikan Guru PAUD dan Theologi.

Khusus untuk Prodi PG PAUD, Menurut Gorang, merupakan hasil usulan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, mengingat ada 200 lebih sekolah PAUD di Kabupaten Alor.

“Ada permintaan dari Dinas Pendidikan untuk kami juga harus membuka Prodi PG PAUD itu ada permintaan dari Dinas Pendidikan untuk membuka Prodi PG PAUD, karena informasi dari Dinas Pendidikan sudah lebih dari 200an PAUD di Alor yang hari ini membutuhkan tenaga pengajar yang profesional dan karena itu kami juga akan merespon itu tetapi dengan mendahului penyiapan SDMnya. Kita akan siapkan SDM yang berhubungan dengan Prodi itu dan sedapat mungkin kita juga bisa mengusulkan sebagai bentuk respon kita terhadap kebutuhan yang disampaikan oleh Pemerintah”

Sedangkan untuk Fakultas Theologi, menurut Gorang hingga saat ini belum ada komunikasi secara formal yang dilakukan oleh UNTRIB dan Sinode GMIT selaku gereja penaung kampus UNTRIB. Namun menurutnya jika kedepan pihak GMIT mengijinkan maka UNTRIB juga dapat membuka Fakultas Theologi.

“Kalau Majelis Sinode GMIT memberikan ruang yang baik untuk pembukaan itu bisa kita adakan maka saya kira ini merupakan sesuatu yang baik, kita bisa saja membuka di Universitas Tribuana Kalabahi. Mengapa, karena memang ada kesempatan yang ditawarkan oleh Bimas Kristen Protestan, Kementerian Agama, dan karena itu mungkin dalam beberapa kesempatan Pak Ketua Yayasan sudah menyampaikan itu di beberapa kesempatan, tetapi tentu melalui tahapan, melalui prosedur yang akan kita lewati, dan kita tentu tidak melewati komunikasi atau persetujuan dengan Majelis Sinode GMIT”. (Seka)