PANGDAM IX UDAYANA TINJAU LOKASI POMPA AIR HIDRAM DI KECAMATAN MATARU

pangdan ke mataru

PANGDAM IX UDAYANA TINJAU LOKASI POMPA AIR HIDRAM DI KECAMATAN MATARU

Pemerintah Daerah Kabupaten Alor terus berbenah melakukan percepatan Pembangunan infrastruktur dasar yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat didaerah yang memiliki medan berat di pedalaman, terutama sarana pendukung ketersediaan air bersih.

Pada kunjungan kerja Pangdam IX Udayana, Mayjend TNI Maruli Simanjuntak didampingi istri Ny. Uli Simanjuntak, Dandrem Wirasakti 161 Kupang, Dandim 1622 Alor, Kapolres Alor, Bupati Alor dan Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Alor, tiba di Kecamatan Mataru tanggal 12 Maret 2021,

Kunjungan kerja ini adalah untuk meninjau secara langsung lokasi sumber air di desa Mataru Utara, sebagai lokasi pemasangan Pompa Air Hidram agar bisa di salurkan ke rumah penduduk yang berada diketinggian 300 ratus meter dari sumber mata air yang terletak di tebing yang sulit dijangkau oleh penduduk.

Dikatakan masyarakat di desa Mataru Utara sebelumnya sulit untuk mendapatkan air bersih dan harus berjalan kaki menurun bukit 300 ratus meter bolak balik hanya untuk mengambil air bersih tiga liter dengan jerigen, sehingga dengan talenta keberkatan Pangdam yang ada mampu menjawab kebutuhan air bersih untuk penduduk didesa ini.

  

Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dalam sambutanya ketika menerima kehadiran Pangdam bersama rombongan di Gereja Elim Mataru Barat, menyampaikan terimah kasih kepada Pangdam IX Udayana yang menyempatkan hadir di salah satu kecamatan perbatasan terisolir di daerah pedalaman dan jarang dikunjungi oleh Pejabat,

Ditambahkan, walaupun ditengah cuaca yang tidak bersahabat namun Pangdam bisa hadir ditengah masyarakat di puncak Mataru, ini merupakan satu hal yang luar biasa.

Lebih lanjut Bupati Alor juga mengatakan, selama masa kepemimpinannya sejak tahun 2014 hingga periode kedua ini, saat ini tercatat baru dua Jendral yang hadir di Alor, yaitu Jendral Dodi Monardo yang sekarang menjabat sebagai kepala BNPB Pusat dan jendral Tory, kali ini Mayor Jendral TNI Maruli Simanjuntak, Pangdam IX Udayana mengunjungi daerah perbatasan dan terpencil, melewati medan berat. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Alor,

Apalagi kehadiran ini ditemani pula oleh istri dan anak melewati penggunungan dengan kendaraan darat, ini adalah hal yang luar biasa. Ini bentuk kecintaan bagi anak negri dipedalaman Alor tercinta ini.

Lebih lanjut Bupati Alor menjelaskan, kehadiran dua jendral sebelumnya telah membantu masyarakat dengan bibit kemiri, vanili dan cendana. Dan kehadiran Pangdam IX Udayana kali ini datang dengan membawa sejumlah harapan besar bagi masyarakat yakni membantu dengan saluran air bersih, sarana dan prasarana serta sejumlah infrastruktur lainnya. Ini satu kebanggaan masyarakat Kecamatan Mataru sehingga menobatkan Mayjend Maruli Simanjuntak sebagai tokoh sesepuh Suku Abui di Kabupaten Alor.

Dikatakan juga, tidak ada orang besar mendoakan orang besar kecuali orang kecil mendoakan orang besar. Masyarakat didaerah pedalaman ini jarang sekali orang besar mau datang didaerah terpencil, perbatasaan apalagi melewati medan yang berat, kecuali orang yang mempunyai niat baik dan kecintaan untuk negeri ini.

Kepada Panglima TNI Mayjend Maruli Simanjuntak, Bupati Alor menjelaskan ada 22 KK yang menetap di lokasi setempat dengan jumlah tidak sampai seratus orang tetapi sudah dibangun 1 sekolah, Paud, dan Gereja. Tetapi dengan kehadiran Pangdam, sudah bisa melihat sendiri kekurangan dan keterbatasan masyarakat didaerah perbukitan tersebut.

Tidak lupa juga Bupati Alor Drs. Amon Djobo mengapresiasi kinerja Dandim 1622 Alor, yang telah bersama mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar .

Dijelaskan pula Kabupaten Alor memiliki hamparan sawah sekitar 100 sampai 250 hektar, tetapi secara efektif TNI, POLRI mewujudkan itu sebagai ketersediaan pangan lokal sehingga terwujud Alor Kenyang, Alor Pintar, Alor Sehat. Kehadiran Pangdam juga telah mendukung upaya pembangunan Pemerintah Daerah melalui Tiga Percepatan Pembangunan Pemerintah Daerah. Alor merupakan daerah yang berat dan keras hanya bisa di kelola oleh orang yang berkemauan keras,sehingga di juluki tanah perjanjian, surga di timur matahari, dan Alor dijuluki orangnya ramah alamnya lestari.

Akhirnya Bupati Alor Drs. Amon Djobo menyampaikan terimah kasih kepada Pangdam IX Udayana, Mayjend TNI Maruli Simanjuntak yang telah bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat dimana pada beberapa waktu yang lalu terjadi kesalahanpahaman bersama beberapa saudara di TNI AD. Namun lewat jasa pak Gubernur dan Pangdam, sudah saling memaafkan dan bersama TNI POLRI sudah dan terus saling bergandeng tangan membangun daerah ini,

Drs. Amon Djobo juga menegaskan hal ini perlu disampaikan karena sudah menjadi kebiasaan dimana mana bahwa TNI ada di tengah masyarakat untuk berbuat terbaik bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam IX Udayana Mayjend TNI Maruli Simanjuntak juga diawal sambutannya mengatakan, untuk sekolah akan ditanggulangi oleh istrinya dengan menyediakan buku-buku bacaan dan pembangunan Sekolah-sekolah anak.

Dikatakan pada pertengahan bulan kedua, mulai melakukan kunjungan ke NTB dan NTT guna melihat kebutuhan apa yang perlu dilakukan bagi masyarakat terutama dari desa, konsep apa yang perlu dilakukan untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa, serta apa yang dikerjakan kalau tidak ada air, dan setelah informasi tersebut dikumpulkan maka ditemukan teknologi baru yang tidak membutuhkan banyak biaya dibandingkan membuat pompa sumur dalam dan segala macam, dan dimana ada kelompok disitu dibutuhkan air ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan, TNI selalu hadir di semua tempat, ia salut kepada kinerja Babinsa yang bersama-sama telah melakukan survei lokasi sumber air. Sehingga ia berharap bukan saja di Kabupaten Alor, tetapi semua wilayah di NTT bisa memanfaatkan pompa air hidram ini.

Lebih dalam Pangdam menjelaskan hal ini juga sudah dipresentasikan dibeberapa Kementrian diantaranya, kementrian PUPR, Pertanian dan SDM. Diharapkan diawal bulan April sudah mulai masif dibeberapa tempat dengan peran kelompok Babinsa. Sementara di Alor saat ini ada 20 kelompok yang sudah bisa berperan bersama Polres dan masyarakat, sehingga nanti 20 kelompok ini bisa bekerja secara serentak.

Maruli juga berharap semoga penyaluran air didesa ini bisa berjalan, untuk mendukung lahan pertanian dan holtikultura, kalau bisa ditambah lagi biar air naik lebih banyak sehingga bisa digunakan untuk keperluan lain.

Kepada penduduk Desa Mataru Utara, Mayjend TNI Maruli Simanjuntak mengajak peran semua pihak agar bersama bekerja dan berdoa maka ia yakin pertumbuhan akan semakin cepat.

Ditambahkan, ia sangat berharap kedepan anak-anak desa Mataru bisa menjadi hebat dan baik menjadi kebanggaannya. Itu saja sudah menjadi hal yang luar biasa, apalagi masyarakat sudah menobatkannya sebagai sesepuh Suku Abui,

Akhirnya ia berharap kepada Pemerintah Daerah dan Forkompinda beserta masyarakat agar program ini bisa berjalan dengan baik serta peran pemuda dan masyarakat setempat harus menjaga saluran air ini, untuk membuktikan bahwa suku Abui menjadi maju dan hebat didaerah ini,

Pemberian Pompa Air Hidram merupakan salah satu program Pangdam IX Udayana di wilayah kerjanya bersama Pemerintah Daerah, untuk diketahui sebelumnya juga telah diberikan Pompa air bagi penduduk setempat oleh Bupati Alor, dan di tahun ini berdasarkan survei lokasi oleh Kodim 1622 Alor, penduduk desa ini sangat membutuhkan air bersih dan bak penampung di tempat yang lebih tinggi yang akan disalurkan kerumah-rumah penduduk.

Kunjungan kerja Pangdam ini bersama Dandrem Wirasakti, Ketua KCK Pengurus Daerah wilayah IX Udayana, dan didampingi Bupati Alor, Dandim 1622 Alor, Kapolres Alor, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Alor. Asisten I dan II, Setda Alor, juga hadir dalam kesempatan tersebut Camat Mataru, para Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan diawali dengan penjemputan secara adatiyah dan tarian cakalele, dilanjutkan dengan Penobatan oleh para Tokoh Adat kepada Pangdam IX Udayana bersama istri sebagai sesepuh dan anak sulung suku Abui .

Kegiatan berjalan dengan Protokol kesehatan pencegahan COVID019 yang ketat.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan lokasi dan pemberian bantuan kepada para pelajar SD Desa Mataru Selatan.

(Bensa)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.