Dalam pembangunan nasional, struktur perekonomian diharapkan seimbang, dimana sektor industri sebagai tumpuan utama, sedangkan sektor pertanian diharapkan sebagai penopang yang tangguh. Namun di Kabupaten Alor peranan sektor Industri dalam PDRB atas dasar harga berlaku masih tergolong kecil yaitu hanya 1,73 %.

Sektor perdagangan berkembang dengan baik dan memberi peran dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku untuk Kabupaten Alor dimana kontribusi sektor ini pada tahun 2009 sebesar 15.85 %. Kegiatan sektor perdagangan antara lain perdagangan besar dan eceran, kegiatan rumah makan, dan penginapan (hotel / losmen), namun saat ini data mengenai rumah makan belum dapat disajikan.

VOLUME MUAT BARANG DI PELABUHAN KALABAHI
MENURUT JENIS KOMUDITI 
TAHUN 2014

Kecamatan Satuan 2014
1 Kemiri Ton 3.449.486
2 Kopra Ton 576.197
3 Biji Mente Ton 764.848
4 Serlack Ton 1.216.180
5 Asam Ton 655.140
6 Batu Hitam Ton 1.069.341
7 Cengkeh Ton 71.263
8 Ubur-ubur Ton -
9 Punang Iris Ton -

Sumber : Kabupaten Alor Dalam Angka 2015

BANYAKNYA KOPERASI
MENURUT JENIS PER KECAMATAN
TAHUN 2016
Kecamatan

Jenis Koperasi

Jml

KUD KPRI KSP KSU KABRI K.PENS KOP KARY
1 Pantar 1 1  3 - - - - 5
2 Pantar Barat 1 -  2 - - - - 3
3 Pantar Timur - 1  3 - - - - 4
4 Pantar Barat Laut - -  1 2 - - - 3
5 Pantar Tengah - -  6 1 - - - 7
6 Alor Barat Daya 1 -  11 3 - - - 15
7 Mataru - -  1 - - - - 1
8 Alor Selatan 1 -  5 - - - - 6
9 Alor Timur 1 -  3 1 - - - 5
10 Alor Timur Laut 1 -  1 1 - - - 3
11 Pureman - -   - - - - -
12 Teluk Mutiara 1 21 24 24 2 - 2 74
13 Kabola - -   1 - - - 1
14 Alor Barat laut 1 -  12 3 - - - 16
15 Alor Tengah Utara 1 -  2 1 - - - 4
16 Lembur - -  1 1 - - - 2
17 Pulau pura - -  3 - - - - -
ALOR 9 24  78 38 2 - 2 149

Sumber : Statistik Kabupaten Alor 2017

Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Alor

PENDAPATAN REGIONAL

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan salah satu indikator makro ekonomi yang dapat menggambarkan seluruh kegiatan ekonomi pada suatu daerah dalam jangka waktu tertentu. Data PDRB ini dapat memberikan gambaran tentang tingkat pertumbuhan ekonomi regional baik secara menyeluruh maupun sektoral, gambaran struktur ekonomi daerah, potensi ekonomi suatu daerah, tingkat fluktuasi harga yang terjadi di suatu daerah dan perkembangan pendapatan regional per kapita.

                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   


PDRB pada tahun 2009 secara umum meningkat jika dibandingkan pada tahun 2008 dengan tahun dasar 2000. Tapi pada tahun ini terjadi penurunan persentase dari sektor pertanian namun nilai dari sektor tersebut ditutupi oleh kontribusi dari sektor lainnya.  Pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan. Jika dibandingkan dengan tahun 2008 PDRB Alor lebih lambat sebesar 0.54 %

PDRB ATAS DASAR HARGA BERLAKU