Berita Terbaru

Berita Terbaru (5)

bupatiBupati Alor mengeluarkan Pengumuman Nomor BKPSD.810/23/I/2019 tentang Peserta Yang Dinyatakan LULUS Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Alor Formasi Tahun Anggaran 2018. Pengumuman Bupati Alor ini didasari pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua Panselnas Pengadaan CPNS Tahun 2018 Nomor  K.26-30/B7705/XII/18.01, Tanggal 1 Januari 2019, Perihal Penyampaian Hasil Integrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pengadaan CPNS Pemerintah Daerah Kabupaten Alor Tahun 2018.

Berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua panselnas Pengadaan CPNS tahun 2018 tersebut diketahui bahwa dari 247 Formasi yang disediakan, Calon Pegawai Negeri Sipil yang mengikuti Seleksi Kompentensi yang dinayatakan LULUS sebanyak 233 Formasi. Hal ini diakibatkan oleh karena ada 14 Formasi yang dari Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang tidak memenuhi Standar Nilai Kelulusan yakni 255.

Untuk itu bagi Peserta yang dinyatakan LULUS Seleksi CPNS agar segera mendaftarkan kembali terhitung tanggal dikeluarkan Pengumuman ini sampai denga selambat-lambatnya tanggal 11 Januari 2019 Jam 15.30 Wita di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Alor dengan membawa Kartu Identitas Diri (KTP) dan Asli Kartu Tanda Peserta Tes. Informasi atau Pengumuman Kelulusan dapat didownload pada link : http://alorkab.go.id/new/index.php/download/category/26-cpns2018#.

Demikian Pengumuman Kelulusan Seleksi Calon Pegawai Negeri sipil di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Alor yang diterima dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Alor selaku Panitia Seleksi Daerah Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Alor Tahun 2018.

sekda2Setelah mendapatkan kepastian dari Badan Kepegawaian Negara Regional X Denpasar maka Panitia Pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Alor mengeluarkan Pengumuman Nomor : 810/PANSELDA/14/XII/2018 tentang Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor Tahun Anggaran 2018.
Berdasarkan penetapan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang tersebut maka diharapkan Calon Pegawai Negeri Sipil yang dinyatakan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang agar memperhatikan hal - hal sebagaimana tercantum dalam Pengumuman tersebut. Jadwal Pelaksanaan, Tempat serta Nama Peserta Seleksi Kompetensi Bidang dapat didownload pada link : http://alorkab.go.id/new/index.php/download/category/26-cpns2018#

Demikian Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor Tahun Anggaran 2018.

sekdaPanitia Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Alor Tahun Anggaran 201, mengumumkan Hasil Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Pengumuman ini berdasarkanSurat Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CPNS Tahun 2018 Nomor K26-30/D7705/XII/18.01 tertanggal 1 Desember 2018 dengan perihal Penyampaian Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemerintah Kabupaten Alor Tahun 2018.

Berdasarkan Pengumuman tersebut maka Panitia Pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Alor menyampaikan beberapa hal antara lain Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor tahun 2018 menggunakan System CAT (Computer Assisted Test); Bagi Peserta yang dinyatakan Lulus SKD dan melanjutkan ke tahapan SKB, diwajibkan memasukan Surat Pernyataan Pribadi sesuai Pengumuman Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Pemerintah Kabupaten Alor sebelumnya tentang  Syarat Tambahan Pelamar CPNS Pemerintah Kabupaten Alor paling lambat 7 Desember 2018.

Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemerintah Kabupaten Alor Alor dapat diunduh melalui http://alorkab.go.id/new/index.php/download/category/26-cpns2018.

Demikian Pengumuman Panitia Pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Alor Tahun Anggaran 2018 yang diterima oleh Tim Pengelola Portal Pemerintah Daerah

Jakkepala bknarta-Kminfo Alor, Instansi Pusat maupun Daerah dapat mengumumkan SKB setelah proses rekonsiliasi data yang dilakukan oleh BKN bersama Instansi Pusat dan Daerah selesai. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana dalam Konferensi Pers terkait peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2018 di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Sebelumnya, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS 2018. Optimalisasi tersebut dilakukan demi pemenuhan kebutuhan/formasi sesuai Passing Grade Permenpan No. 37 Tahun 2018 dengan rata-rata tingkat kelulusan per tanggal 21 November 2018 sebesar 12,5% untuk Kementerian/Lembaga Pusat, sedangkan Instansi Daerah sebesar 3,7% untuk Wilayah Barat, 2,2% untuk Wilayah Tengah dan 1,4% untuk Wilayah Timur dari total data sebanyak 2.635.932. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan/formasi yang kosong sebanyak 4.252 formasi umum dan 1.950 formasi khusus yang tidak memiliki pendaftar.

Kepala BKN juga menyampaikan bahwa SKB akan mulai dilaksanakan sekitar tanggal 4 Desember 2018 untuk Instansi yang menggunakan sistem CAT dan sekitar tanggal 1 Desember 2018 bagi Instansi yang menggunakan sistem UNBK. SKB untuk Instansi Daerah hanya menggunakan CAT sedangkan Instansi Pusat selain menggunakan CAT juga menggunakan jenis ujian lain sesuai kebutuhan Instansi dalam formasi tersebut seperti, Tes Potensial Akademik, Kesamaptaan Jasmani atau Psikotest. “Soal SKB disusun oleh masing-masing Instansi Pembina dalam formasi tertentu dan khusus formasi Guru tidak perlu mengikuti SKB jika telah memiliki Sertifikasi Pendidik,” jelasnya. 

Jakarta-Humas BKN, Passing Grade tahun 2018 tidak jauh berbeda dengan tahun lalu dan dalam seleksi CPNS setiap peserta dituntut harus memiliki kompetensi untuk masing-masing materi seleksi. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana dalam wawancara eksklusif dengan salah satu media Tanah Air Metro TV, Rabu (14/11/2018) di kantor pusat BKN.

Tes Karakteristik Pribadi (TKP) saat ini merupakan salah satu materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menjadi pembicaraan hangat dalam SKD CPNS 2018. Hal tersebut disebabkan oleh adanya pendapat sejumlah peserta SKD yang menilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP) terbilang cukup sulit dengan nilai ambang batas yang sangat tinggi, sehingga banyak peserta tidak lulus.

Bima Haria Wibisana selaku Kepala BKN menyampaikan bahwa Pemerintah kini sedang mencari alternatif untuk mendapatkan peserta sejumlah 3 kali formasi dalam SKD dan untuk mengisi kekosongan formasi. “Alternatif tersebut mungkin tidak dengan menurunkan Passing Grade karena Passing Grade tersebut sudah batas minimum. Namun kemungkinan alternatif lain adalah dengan sistem ranking, karena banyak peserta yang mendapatkan nilai tinggi dalam materi lain tetapi tidak memenuhi Passing Grade salah satu item SKD. Hal tersebut mungkin sebagai alternatif untuk memenuhi formasi terutama untuk formasi bidang Pendidikan dan Kesehatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Bima juga mengunjungi peserta SKD yang sedang menunggu pelaksanaan sesi ketiga untuk Formasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang membuka 1200 formasi. Bima menjelaskan kepada para peserta bahwa soal TKP dibuat untuk mengetahui respons peserta atas sebuah kejadian atau masalah di masa depan. “Karena memang target rekrutmen tahun ini adalah menjaring mereka yang siap menghadapi tantangan birokrasi pada 20-30 tahun mendatang.