BUPATI ALOR SECARA SIMBOLIS SERAHKAN SK CPNS DAN P3K

cpns p3k

BUPATI ALOR SECARA SIMBOLIS SERAHKAN SK CPNS DAN P3K.

Bertempat di Aula Isak Ismail, Bupati Alor-Drs. Amon Djobo menyerahkan secara simbolis SK CPNS dan P3K pada Acara Penyerahan Surat Keputusan Bupati Alor, tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Guru Tahap I dan II dan Non Guru Pemerintah Kabupaten Alor formasi Tahun 2021.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Alor, Drs. Jhon P. Pulingmahi, MT mengatakan bahwa sebanyak 515 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) secara resmi hari ini 30 Mei 2021 menerima SK Bupati Alor untuk formasi tahun 2021 berjumlah 515 orang. Dengan rincian, formasi CPNS 124 orang, formasi P3K Guru Tahap Satu 263 orang, formasi P3K tahap dua 234 orang. Sedangkan formasi P3K Non Guru 18 orang dan dari 515 pegawai tersebut, terdapat satu orang dari P3K yang mengalami permasalahan karena ijazahnya tidak sesuai dengan formasi yang ada namun telah dinyatakan lulus.

Terkait persoalan ini, Pemda Alor sudah bersurat ke BKN Pusat namun hingga kini belum direspon. Persoalan ini menurut Pulingmahi bukan hanya dialami oleh Kabupaten Alor, tetapi juga dibeberapa Kabupaten lainnya di Provinsi NTT dan untuk Kabupaten Alor, hanya ada satu yang terkendala. Disitu yang disediakan Sarjana, namun lolos menggunakan ijazah Diploma Tiga. Melalui seleksi administrasi yang dilakukan oleh Kementerian Dikbud dia lolos juga, sehingga dia juga diperkenankan untuk ikut seleksi.

“Dalam seleksi juga dia lolos lagi, jadi P3K. Namun dalam pelaksanaan penetapan NIP ke BKN disitu ia terkendala karena Ijazahnya. Jhon Pulingmahi, lanjut menyampaikan bahwa beberapa waktu yang lalu yang bersangkutan datang di Kantor untuk bagaimana nasibnya ini diperjuangkan. Dalam penetapan NIP, BKN tolak karena tidak sesuai dengan ijazah yang dibutuhkan tetapi dia sudah dinyatakan lulus, oleh sebab itu dia datang menghadap kami, terus kami arahkan kepada Bupati, dan Bupati arahkan untuk kita bersurat ke BKN, saat ini kami sudah bersurat namun sampai dengan saat ini juga kami belum mendapat tanggapan. Hal ini juga sudah pernah kami sampaikan pada rapat–rapat regional BKN di Jogja pada beberapa waktu yang lalu dan ini juga bukan hanya terjadi diKabupaten Alor tetapi di Povinsi NTT ini kebanyakan juga di Flores Timur dan beberapa Kabupaten lain juga mengalami hal yang sama, oleh sebab itu arahan dari Kanreg X, jangan itu bola panas itu ada pada daerah tetapi semua serahkan kepada BKN. Oleh sebab itu Bupati sudah bersurat kepada BKN untuk bagaimana nasib mereka”, demikian ujar Pulingmahi.

Sedangkan terkait dengan Tunjangan Pensiun bagi P3K, kepala BKPSDM Kabupaten Alor ini mengatakan bahwa sudah mengundang Kepala Kantor Regional X BKN untuk mensosialisasikan terkait dengan dana pensiyn bagi pegawai P3K agar setelah pensiun, mereka juga nanti bisa menikmati tunjangan.

Dan kepada para CPNSD yang telah menerima SK ia berharap pada bulan depan akan melakukan pelatihan dasar, sehingga kepada OPD agar mereka dalam melaksanakan tugas harus sesuai dengan pekerjaan yang dilamar sehingga bisa memudahkan dalam proses pelatihan dasar nanti yang menurut rencana akan di lakukan di kota Kupang Propinsi NTT. Bns.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.