Dinas P3A DAN FORKOM P2HP LAKUKAN PENDAMPINGAN ANAK DI LIPANG

dinas p3a

Dinas P3A DAN FORKOM P2HP LAKUKAN PENDAMPINGAN ANAK DI LIPANG

Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur Laut, menjadi salah satu desa terparah yang dihantam banjir bandang akibat Siklon tropis seroja awal April 2021 silam. Di desa ini setidaknya 6 jenazah ditemukan dan 11 lainnya hilang. Tidak hanya itu, puluhan rumah ikut rusak akibat diterjang banjir bandang.

Untuk menghilangkan trauma bagi anak – anak korban bencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Alor bersama Forum komunikasi dan Pemerhati Perjuangan Hak-hak Perempuan (Forkom P2HP) Alor mengadakan pendampingan psikologis bagi anak – anak korban bencana di Desa Lipang.

Sophia B. Loro, S.Pd, MM, Kabid Pemberdayaan Perempuan sekaligus Ketua Forkom P2HP saat diwawancara mengungkapkan bahwa beberapa anak terlihat masih traruma namun beberapa diantaranya sudah mulai pulih.

“Beberapa memang terlihat trauma tapi sudah ada beberapa yang sudah mulai pulih, dan kami bersyukur bisa bermain bersama – sama dengan anak – anak” kata Loro.

Disampaikan olehnya juga bahwa saat ini selain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Forkom P2HP, ada organisasi lain juga yang berfokus pada pendampingan anak yakni World Vision Indonesia (WVI).

“Kami juga sudah melakukan upaya untuk melakukan pendampingan melalui pelatihan – pelatihan. Kemaren dengan World Vision Indonesia (WVI). Tim akan turun beberapa kali ke Lipang dan mereka akan terus melakukan pendampingan Kami akan menuju ke RW 2 ya, tempat longsor, dan disana juga kami akan lakukan pendampingan untuk anak – anak” katanya.

Dirinya optimis berbagai program ini dapat membangkitkan kembali harapan bagi anak – anak di Lipang.

“Satu hal yang kami rindukan bahwa anak – anak di Lipang dipulihkan oleh Tuhan dan masa depan mereka sungguh ada dan tidak akan hilang. Percayalah untuk anak – anak Lipang, kalian diberkati melalui persekutuan ini”. (bns)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.