PANGDAM UDAYANA KUNJUNGI LIPANG

pangdam lipang

PANGDAM UDAYANA KUNJUNGI LIPANG

Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur Laut menjadi salah satu desa yang paling terisolir pasca terjadinya bencana alam banjir bandang dan longsong di Kabupaten Alor awal April silam. Selain terisolir, koban jiwa terbanyak juga terdapat di desa ini, dimana berdasarkan data Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Alor, menyatakan bahwa terdapat 17 orang di desa ini yang hilang, 5 diantaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Atas kondisi tersebut, Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, pada Kamis (15/4/2021) terjun langsung ke Lipang untuk memantau secara langsung kondisi disana, sekaligus mendistribusikan bantuan logistik.

Menggunakan Helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pangdam didampingi oleh Bupati Alor, Drs Amon Djobo terbang dari Bandara Udara Mali menuju Lipang.

Saat diwawancara usai kembali dari Lipang, Simanjuntak menyatakan bahwa kondisi di Lipang saat ini sudah bisa diakses dan bantuan sudah bisa masuk.

“Jadi lokasi tadi itu tadinya diinformasikan terisolasi, setelah dapat informasi itu anggota kita sudah langsung berangkat ke sana, dikoordinasikan dengan baik, Pak Bupati, semua, sekarang bantuan sudah bisa masuk, tinggal nanti menunggu bagaimana infrastruktur. Memang agak lama nanti infrastuktur, yang penting sandang, pangan mereka tercukupi” ungkap Pangdam.

Dirinya pada kesempatan tersebut juga meminta agar masyarakat tetap semangat menghadapi bencana kali ini.

“Masyarakat tetap semangat untuk memperbaiki, mudah – mudahan event ini juga bisa jadi moment untuk meningkatkan kehidupan mereka nantinya” kata Simanjuntak.

Sementara itu Wakil Bupati Alor, Imran Duru, S.Pd. saat diwawancara mengungkapkan bahwa saat ini akses ke Lipang sudah mulai dibongkar dan distribusi bantuan sudah mulai masuk.

“Jadi akses jalan untuk menuju ke Lipang itu sudah dibongkar dan bisa tembus. Bantuan juga lumayan lah. bantuan kemaren itu dari Wakil Gubernur bersama ibu Sinode itu juga kemaren sudah ada bantuan yang cukup, kemudian hari ini” ungkap Duru.

Disampaikan juga olehnya bahwa kedepan hal – hal yang masih kurang akan ditangani baik oleh Pemerintah Kabupaten, Provinsi, maupun lembaga Pusat lainnya.

“Jadi berbagai kekurangan itu akan ditangani, baik tingkat Pemda Kabupaten maupun Provinsi, dan lembaga – lembaga institusi yang lain yang bisa memberikan bantuan, punya kepedulian terhadap Alor. (Seka, Bns)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.