TIM BASARNAS CARI KORBAN HILANG DI PANTAR TENGAH

basarna cari korban

TIM BASARNAS CARI KORBAN HILANG DI PANTAR TENGAH

Badan SAR Nasional (Basarnas), Senin (5/4/2021) menerjunkan timnnya untuk melakukan pencarian terhadap dua korban yang diduga hanyut di laut sekitar wilayah Tamakh, Kecamatan Pantar Tengah.

Didampingi oleh Camat Pantar Tengah, dan jajaran TNI, rombongan berangkat dari pelabuhan Dulionong Kalabahi menggunakan speadboad milik Basarnas.

Koordinator Pos SAR Alor, Hamka Latif, saat diwawancarai mengatakan bahwa operasi SAR hari ini akan menyusuri areal laut seputaran kali dimana korban terseret banjir.

“Kami dari Basarnas berencana pagi ini bergeser ke Tamakh, Pantar Tengah untuk melaksanakan penyisiran areal laut, penyisiran seputaran kali titik lokasi korban diseret banjir. Kita penyisiran di seputaran laut”.

Disampaikan juga oleh Latif bahwa jangkauan areal pencarian saat ini berjarak 100 – 200 meter dari lokasi terseret banjir.

“Jangkauan kita lihat di lokasi kurang lebih sekitar 100 atau 200 meter di laut”

Apabila dalam pencarian hari ini tim SAR belum menemukan korban, maka menurut Latif, pencarian akan dilanjutkan hingga tujuh hari kedepan.

“Rencana operasi pencarian hari ini semoga korban kita temukan. Kalau korban kita temukan hari ini dua korban kita temukan, operasinya selesai, kalau kobran belum bisa ditemukan, operasinya akan berkelanjutan sampai, operasi minial sampai tujuh hari”.

Sementara itu saat ditemui di kediamannya, Camat Pantar Tengah Manoak Boling Sau, mengatakan bahwa banjir bandang kali ini merusak 70 rumah warga, satu unit gedung SD, dan satu unit gedung SMP. Hingga kini menurut Bolingsau, masyarakat masih mengungsi di Gedung Gereja Ebenhaezer Tamakah. (Seka)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.