DEPUTI VII KEMENKOPOLHUKAM TINJAU LANGSUNG RADIO MICROWAVE DIBATAS NKRI-MARITAING, KEC. ALOR TIMUR, KAB. ALOR-NTT

DEPUTI VII KEMENKOPOLHUKAM TINJAU LANGSUNG RADIO MICROWAVE DIBATAS NKRI-MARITAING, KEC. ALOR TIMUR, KAB. ALOR-NTT

Deputi VII Kemenkopolhukam, Marsda TNI Rus Nurhadi Sutedjo bersama tim dan Bhakti Kemenkominfo,   meninjau langsung pengendalian sistem pembangunan infrastruktur Telekomunikasi di perbatasan RI -Timor Leste, yaitu penyelenggara Proyek Tol Langit Palapa Ring Timur dan lokasi radio Microwave link Telekomunikasi yang dibangun oleh PT. Moratalindo dan Bakti Kemenkominfo di Maritaing Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alortanggal 16 Juli 2020.

Camat Alor Timur, Ande Maure mengatakan sangat berterimah kasih atas kehadiran Tim yg tentunya akan memberikan hal positif yakni memantau radio yang sudah di bangun namun belum di fungsikan,

Dikatakan Radio Microwave sudah dibangun tahun lalu namun belum mendapat akses sehingga diharapkan bisa difungsikan agar bisa mendapat jaringan WiFi.

Lebih lanjut Camat Alor Timur menyampaikan untuk bidang informasi sudah di bangun tower Telkomsel ada 3 di maritaing desa Tanglapui, fleksi ada di Kolana Utara dan desa Mausamang. Tiga tower Indosat di lima desa yaitu desa Elok, Kolana Selatan, Belemana, Desa Padang Panjang dan Maukuru, namun masih status 3G.

Disampaikan lagi di Alor Timur yang berhadapan langsung dengan negara Timor Leste (yang hanya berjarak 1 jam perjalanan laut) belum ada RRI atau Radio Pemerintah lainnya, sehingga masyarakat di batas negara ini hanya bisa mendengar siaran Radio Timor Leste dan Camat mengharapkan bisa di bangun Stasiun RRI di Batas NKRI.

Sementara itu hal senada juga disampaikan oleh Zadrak Laukusa (Tokoh masyarakat) yang juga sangat mengharapkan adanya pembangunan Stasiun RRI karena setiap hari hanya mendengar informasi pembangunan, pertanian, peternakan dan pendidikan hanya langsung dari Timor Leste, begitu juga dengan Akses jaringan internet yang tidak dapat di akses dengan baik bahkan tidak ada sama sekali. Hal lain yang menjadi perhatian adalah listrik yang hanya bisa dinikmati pada malam hari.

Menjawab hal itu Deputi VII Bidang Koordinasi Komunikasi Informasi Aparatur, mengatakan Kemenkopolhukam dalam waktu dekat akan memfungsikan Microwave Link. Dan masukan yang di sampaikan diterima dan akan diteruskan kepada pihak Indosat dan Telkomsel.

Dikatakan Kemenkopolhukam membawahi dan mengkoordinasikan 13 Kementerian Lembaga termasuk Kemenkominfo selaku koordinator yang bisa memberikan satu solusi yang baik terutama di daerah 3T., sehingga ada hal-hal bisa didiskusikan dan diselesaikan.

Dan apa yang telah disampaikan akan tampung dan menjadi catatan, untuk di realisasikan dengan baik. Begitu juga dengan pembangunan stasiun RRI, karena RRI adalah sarana informasi yang sampai ke pelosok.

Akhirnya Deputi berharap kehadiran Tim Menkopolhukam akan menjawab segala kendala yang ada dengan peningkatan Infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T, khususnya di Kabupaten Alor.

Pada kesempatan yang sama juga, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek. SH juga menyampaikan salam dan hormat kepada Presiden RI, Ir. Joko Widodo agar bisa hadir juga di Maritaing untuk melihat dan meresmikan Infrastruktur yang akan dan semerntara di bangun di halaman depan NKRI.

Pertemuan di lanjutkan dengan peninjauan Pembangunan Radio Link Microwave oleh PT Moratalindo di Marataing dan Lokasi Pembangunan Pelabuhan di Duli Marataing.

Selain hadir Marsma TNI, DR. Sigit Priyono GSC, S.Ip, MSC, Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan informatika, juga hadir Kol. CAJ Benny Pasaka, S.A.P, M.Sc. Kepala Bidang Telekomunikasi, Kol. CHB Ferdinan Mahulette, Kepala Bidang Informatika, Eky Adiputra ,S.Kom, Analisis Sumber Daya IPTEK, dan Kepala Balai Monitor.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.