CAMAT PANTAR TENGAH PIMPIN UPACARA BENDERA YANG DIPADUKAN DENGAN APEL KESADARAN KORPRI PERDANA

DSC 0419Maliang, Camat Pantar Tengah Manoak Boling Sau, ST memimpin langsung Upacara Bendera yang dipadukan dengan Apel Kesadaran Korpri di lapangan upacara SMP Negeri Muriabang senin 17 Februari 2020. Upacara senin yang dipadukan dengan Apel Kesadaran Korpri tersebut, dihadiri oleh Siswa/siswi SMP Negeri Muriabang dan seluruh ASN yang bertugas di wilayah Kecamatan Pantar Tengah.

Dalam arahannya Camat Pantar Tengah mengatakan bahwa Apel Kesadaran Korpri merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan setiap tanggal 17 pada setiap bulan, kenapa harus dilakukan setiap bulan ? karena esensi dari Apel Kesadaran Korpri sesungguhnya adalah menyadarkan kita sebagai ASN dari segala bentuk sikap dan perilaku yang bertentangan dengan etika, kaidah serta norma-norma yang berkitan dengan ASN. Jika selama ini ASN di wilayah Pantar Tengah malas, maka melalui apel kesadaran ini kita berhenti dari sikap kemalasan dan mulai untuk bersemangat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan oleh negara kepada kita. Jika selama ini banyak ASN yang bertugas diwilayah ini menghabiskan sebagian besar waktunya di Kalabahi maka melalui apel kesadaran ini kita stop untuk berlama-lama dalam meninggalkan tugas dan tanggungjawab.

Dalam kaitan dengan itu maka pengawasan terhadap Disiplin ASN akan mulai diperketat. Dan saya akan memulai itu dari staf yang bertugas di Kantor Kecamatan Pantar Tengah. Sehubungan dengan Disiplin ASN tersebut maka saya selaku Camat Pantar Tengah telah menyampaikan surat panggilan I kepada salah satu ASN di Kantor Kecamatan Pantar Tengah yang diduga melakukan pelanggaran terhadap pasal 3 angka 11 Peraturan Pemerintah nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan akan diperiksa pada hari Kamis 20 Februari 2020 yang akan datang.

Lebih lanjut Boling Sau mengatakan masih terkait dengan Disiplin ASN, pada hari sabtu tanggal 15 Februari 2020 saya juga menerima surat Permohonan Penertiban ASN Pendidikan Menengah Alor. Surat dengan nomor : 420/46/PK.Alor/II/2020 tanggal 12 Februari 2020 pada intinya meminta bantuan Pemerintah Kecamatan Pantar Tengah untuk melakukan Penertiban ASN Dikmen Alor atas nama saudara Musa Antonius Waang, SPd mantan Kepala SMK Negeri Muriabang yang sudah dimutasikan ke SMA Negeri 3 Kalabahi sebagai Guru Mata Pelajaran berdasarkan Surat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT nomor : 897/231/PK/2020 tanggal 20 Januari 2020. Inti dari surat permohonan tersebut adalah mengeluarkan saudara Musa Waang dari ruang Kepala SMK Negeri Muriabang sehingga Kepala SMK Negeri yang baru bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Dalam hubungannya dengan persoalan tersebut, saya sudah meminta kepada yang bersangkutan untuk datang ke rumah jabatan Camat untuk membicarakannya secara baik-baik. Namun yang bersangkutan tidak mengindahkan permintaan Camat, maka hari ini saya keluarkan Surat Perintah kepada Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban bersama dua anggota Pol PP Kecamatan Pantar Tengah untuk mengeluarkan saudara Musa Waang dari Ruang Kerja Kepala SMK Negeri Muriabang dengan tetap mengutamakan tindakan persuasif, namun jika tidak ada kerja sama yang baik dan bila dipandang perlu maka lakukan upaya paksa untuk mengeluarkan saudara Musa Waang dari ruang kerja Kepala SMK Negeri Muriabang. Lebih lanjut Camat Pantar Tengah menyampaikan bahwa sebagai ASN, kita harus patuh terhadap seluruh peraturan perundangan yang berlaku. Dan harus diketahui bahwa jabatan adalah kepercayaan sehingga apabila pimpinan merasa kepercayaan yang diberikan itu perlu ditinjau kembali maka sebagai ASN kita wajib patuhi itu. Jika tidak mau maka baut sekolah sendiri, angkat diri sendiri dan atur diri sendiri. Tetapi selama saudara masih berada di kolong langit NKRI maka wajib hukumnya untuk mentaati segala peraturan yang berlaku. Apalagi akibat dari perbuatan ini justru merugikan siswa yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian Nasional. Saya tidak akan main-main dalam menegakan aturan Disiplin PNS yang ada di wialayah ini.

Mengakhiri arahannya, Camat Boling Sau tetap mengharapkan agar kekompakan dan kerjasama dari seluruh ASN yang bertugas diwilayah Pantar Tengah harus tetap terjaga. Hindari hal-hal yang menyusahkan diri sendiri, jadilah teladan yang baik bagi masyarakat dimana kita berada jangan justru ASN jadi biang atau dalang persoalan. Kegiatan Apel Kesadaran Korpri akan dilakukan setiap bulan dan tidak dipusatkan di ibu kota Kecamatan akan tetapi akan kita lakukan secara bergilir di semua sekola/UPT yang ada di wilayah Pantar Tengah. Untuk bulan Maret 2020, Apel Kesadaran Korpri akan dipusatkan di SMP Negeri Mauta. Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh Pimpin UPTD yang ada di Kecamatan Pantar Tengah baik UPTD Puskesmas, Poskeswan juga UPTD-UPTD Pendidikan SD, SMP, SMA/SMK untuk mengarahkan seluruh staf ASN agar terlibat dalam Apel Kesadaran Korpri yang akan datang.

Setelah Upacara Bendera dan Apel Kesadaran Korpri, dilanjutkan dengan tatap muka Camat Pantar Tengah dengan seluruh Guru di wilayah Kecamatan Pantar Tengah di Aula Kecamatan Pantar Tengah untuk membicarakan persiapan mengahadpi Ujian baik SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK.

 Pelaksanaan Penertiban ASN

Secara terpisah Kasie Trantib Kecamatan Pantar Tengah Ismail Biat ketika dihubungi melalui phone cellnya mengatakan bahwa berdasarkan Surat Perintah bapak Camat Pantar Tengah, maka pihaknya bersama anggota Pol PP Kecamatan Pantar Tengah telah melakukan penertiban ASN atas nama Musa Antonius Waang, SPd. Dalam Surat Perintah bapak Camat tersebut beliau tetap mengharapkan upaya persuasif namun bila yang bersangkutan tidak kooperatif maka lakukan upaya Paksa jika perlu angkat dengan kursi-kursi, tegas Biat. Lebih lanjut Biat mengatakan bahwa pada awalnya yang bersangkutan menyampaikan alasan-alasan mengapa ia tidak mau meninggalkan ruang Kepala SMK Negeri Muriabang, tetapi sebagai Penerima Perintah bapak Camat, maka saya tetap melaksanakan perintah bapak Camat dengan tetap membawah yang bersangkutan keluar dari ruang Kepala SMK Negeri Muriabang tanpa ada perlawanan.



Last modified on Tuesday, 18 February 2020 22:20

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.